Kado buat Kota Tercinta
adalah program ekspresi dan apresiasi kreativitas seni anak muda Purbalingga
sebagai media kritik terhadap kebijakan Pemerintah Kabupaten Purbalingga.
Program CLC ini dirancang dan dihadirkan setiap tahun sebagai kado ulang tahun
kota Purbalingga.
Akhir tahun 2013 ini, menempatkan
tema “Banjaran Menolak Sampah!” yang akan menghadirkan orasi, karya puisi,
karikatur, foto, musik, dan film. Seluruh karya dibuat oleh anak-anak muda atau
seniman-seniman muda Purbalingga yang berusaha peduli pada lingkungan sekitar.
Direktur CLC Bowo Leksono
mengatakan melalui media seni, anak muda Purbalingga ingin mengabarkan kepada masyarakat
bahwa ada pembiaran selama 20 tahun dari Pemerintah Kabupaten Purbalingga
terhadap warga Desa Banjaran terkait pencemaran TPA Banjaran. “Pemkab Purbalingga
tidak pernah melakukan pengolahan sampah di TPA Banjaran. Ini yang menyebabkan
pencemaran,” jelasnya.
Bowo menambahkan warga
Desa Banjaran sudah berkali-kali mendatangi para pemegang kebijakan, selalu
hanya janji yang didapatkan. “Terakhir bahkan ketua DPRD setuju tuntutan warga TPA
Banjaran ditutup. Saya yakin itu hanya strategi politik saja, karna warga
Banjaran tidak segera berhenti dari penderitaan,” tuturnya.
Tahun 2013 ini,
Purbalingga memasuki usia 182 tahun, yang menurut versi Pemerintah Kabupaten
Purbalingga jatuh pada 18 Desember. Usia yang cukup tua untuk sebuah kabupaten
di Jawa. Usia yang seharusnya bijak dalam menangani persoalan-persoalan di
masyarakat.
Karya berupa karikatur dan
foto akan dipamerkan, sementara orasi, puisi, musik, dan film akan ditampilkan.
Sebagai media kritik bagi para pengkarya dari kalangan anak muda Purbalingga,
program ini terbuka untuk masyarakat umum untuk menonton dan mengapresiasi.
Mayuh diramekna sedulur


0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !