Purbalingga– Taman Wisata Pendidikan Purbasari Pancuran Mas
Purbalingga kini memiliki wahana baru berupa Bird Park Istana Burung Impor.
Wahana baru yang menambah daya tarik obyek wisata bercirikan aquarium ikan air
tawar ini, diresmikan oleh Bupati Purbalingga Sukento Rido Marhaendrianto.
“Kehadiran
Istana Burung Impor ini menjadi sebuah inovasi yang luar biasa. Mudah-mudahan
mampu menarik wisatawan lebih banyak lagi,” ungkap Bupati Sukento usai
menandatangani prasasti peresmian Istana Burung Impor bersama Komisaris TWP
Purbasari Pancuran Mas, H Sarimun dan Direktur TWP Junjung, Minggu (27/7/2014).
Sebelumnya,
Bupati memberi target 200 ribu kunjungan
wisatawan ke Purbalingga selama libur lebaran ini. Target itu, lanjut Bupati
bukan hal mustahil karena manajemen obyek wisata unggulan Purbalingga yakni
Obyek Wisata Air Bojongsari (Owabong), selama 10 hari libur lebaran ini
menargetkan dikunjungi 100 ribu pengunjung.
“Dengan adanya
wahana baru, saya kira Purbasari Pancuran Mas bisa dikunjungi 50 ribu
wisatawan. Ssisanya dari berbagai obyek wisata lainnya di Purbalingga,”
jelasnya.
Bupati kembali
mengingatkan agar pengelola obyek wisata
selalu menjaga kebersihan, ketertiban, keamanan dan norma kesusilaan. Juga menjaga agar makanan yang dijajakan di
obyek wisata terjaga secara higienis dan kehalalannya.
“Ketika
pelanggan merasa puas, tentu akan mengabarkannya kepada keluarga dan kerabat
lainnya. Dengan demikian mereka akan datang kembali. Dan Purbalingga Emas
secara bertahap akan terwujud,” tandas Bupati.
Satu Satunya
Istana Burung
Impor yang diresmikan, saat ini baru dihuni sedikitnya 40 jenis burung langka
dari sejumlah negara, seperti Belanda, Makau, Australia, Cina bahkan beberapa
jenis burung dari Afrika. Selain itu, sebelumnya tempat wisata pendidikan yang
berada di Desa Purbayasa Kecamatan Padamara, Purbalingga, juga sudah memiliki
koleksi aneka burung nusantara.
“Kalau menjadi
yang terlengkap belum lah. Tapi saya kira ini menjadi satu-satunya di Jawa
Tengah,” kata Direktur Purbasari Pancuran Mas, Junjung.
Selain untuk
koleksi wisata pendidikan, burung- burung impor tersebut juga akan
ditangkarkan. Dalam waktu kedepan, areal istana burung akan diperluas 8000
meter lagi dari yang ada sekarang seluas 2000 meter.
“Wisatawan
khususnya anak-anak akan tahu jenis burung nusantara dan burung impor. Sebetulnya
burung nusantara tidak kalah dengan burung impor. Hanya saja sekarang banyak
yang dilindungi jadi hanya untuk pendidikan saja,” jelasnya.
Untuk dapat
melihat-lihat aneka burung itu, pengunjung tidak perlu mengeluarkan kocek
terlalu banyak. Karena untuk masuk areal TWP Purbasari Pancuran Mas, pihak
pengelola hanya mewajibkan membeli tiket terusan sebesar Rp 15 ribu. Tiket
semurah itu dapat untuk mengunjungi berbagai wahana yang ada seperti Aquarium
Eksotik, Aquarium Nusantara, Bird Park/Istana Burung Import, Kolam Renang,
Waterboom,Wisata Praon dan terapi ikan.
“Pengunjung
hanya perlu tambahan biaya masuk untuk wahana Movie 3 Dimensi dan sewa
pelampung wisata praon,” tambahnya. (Kabare Bralink/Humas-Hardiyanto)


0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !