| (Kabare Bralink/Humas) Bupati Purbalingga menyerahkan piagam penghargaan bagi instansi teladan penyelenggara donor darah teladan periode tahun 2014-2015 |
PURBALINGGA
– Dalam rangka membantu Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten
Purbalingga dalam menyediakan ketersediaan darah, serta untuk
membentuk kelompok baru pendonor darah. Masayarakat diminta jangan
takut menyumbangkan darahnya. Dengan meningkatnya jumlah kelompok
atau masyarakat yang mau menjadi pendonor darah, kebutuhan serta
persediaan darah akan tercukupi.
“Diharapkan,
pendonor juga dapat menyebarkan informasi tentang manfaat donor serta
meluruskan anggapan masyarakat tentang ketakutan akan donor darah.
Sehingga hal tersebut akan membantu PMI dalam meningkatkan kegiatan
donor darah dan membentuk kelompok baru di wilayah masing-masing dan
ketersediaan stok darah PMI Purbalingga tercukupi,” terang Ketua
Penyelenggara Kegiatan Temu Donor Darah Sukarela (DDS) Ke 25 Kali PMI
Kabupaten Purbalingga Tahun 2015 Jusi Febrianto saat melaporkan
kegiatan tersebut di Pendapa Dipokusumo, Senin (22/12) yang dihadiri
Penjabat Bupati Purbalingga Budi Wibowo, Kepala Dinkes Kabupaten
Purbalingga, Kepala Dinsosnakertrans Kabupaten Purbalingga serta
Pengurus PMI Kabupaten Purbalingga dan para relawan donor darah ke 25
kali.
Menurut
Jusi, dengan tema, “Thank You For Saving My Life” ( Terima
Kasih Telah Menyelamatkan nyawaku) donor darah bisa memberikan
pertolongan bagi sesama manusia. Dengan harapan dapat memperkuat
semangat masyarakat untuk bersama-sama PMI beramal dalam kegiatan
kemanusiaan yang langsung kepada masyarakat. Selain itu, dengan
mendonorkan darah, ibaratnya setetes darah tersebut adalah merupakan
kehidupan bagi orang lain.
“Tema
tersebut juga merupakan ungkapan penghargaan kepada pendonor yang
telah ikut penyebaran aksi kemnausiaan sekaligus menegakkan
nilai-nilai kepalangmerahan yang berkelanjutan, untuk membantu umat
manusia di dunia tanpa memandang suku, bangsa, agama dan ras,”
tuturnya.
Sedangkan
tujuan dari kegiatan tersebut, tambah Jusi, adalah sebagai bentuk
apresiasi tertinggi serta ucapan terima kasih yang diberikan oleh
Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Purbalingga untuk para pendonor
rutin maupun pendonor dari sekolah sebagai penyelenggara kegiatan
donor darah.Selain itu, dengan kegiatan tersebut juga diharapkan
pendonor rutin di Kabupaten Purbalingga akan meningkat serta akan
terjalin kerjasama yang baik antara pendonor dan sekolah dengan PMI.
Sedangka dalam temu donor darah tersebut UDD PMI Kabupaten
Purbalingga memberikan penghargaan kepada pendonor darah rutin yang
telah mendonorkan darahnya sebanyak 25 kali serta memberikan piagam
penghargaan untuk 10 instansi dan 10 institusi pendidikan teladan
dalam penyelenggaraan donor darah untuk periode tahun 2014-2015.
Kesepuluh
instansi tersebut adalah Kodim 0702 Purbalingga, PT Royal Korindah, PT Bintang Mas
Triyasa, Lanud Wirasaba, PT Mitra Karya Tri Utama, PT Sung Shim
International, Polres Purbalingga, PMI Ranting
Kecamatan Karanganyar dan PD BPR BKK Purbalingga serta Rumah Sakit
Nirmala. Sedangkan penyelenggara donor dari institusi pendidikan ada
sepulh yaitu UKM KSMPA Titik Nol Fakultas Teknik Unsoed, SMKN 1
Kaligondang, SMKN 1 Kutasari, SMKN 2 Purbalingga, SMK Muhammadiyah 1
Purbalingga, SMAN 1 Bobotsari, MAN Purbalingga dan SMAN 1 Kejobong
serta SMAN 1 Kutasari juga SD Purba Adhi Suta.
Penjabat
Bupati Purbalingga Budi Wibowo mengapresiasi kepada pengurus PMI
cabang Purbalingga yang selama ini sudah mengelola dengan baik dan
lancar. Menurutnya, dengan tema 'Terima Kasih telah menyelamatkan
nyawaku' atau 'Thank you for saving my live' sangatlah tepat.
“Karena
dengan donor darah bisa memberikan pertolongan bagi sesama manusia.
Selain itu, dengan mendonorkan darah diibaratkan setetes darah adalah
kehidupan bagi orang lain,” tuturnya.
Berdasarkan
data dari UTD PMI Kabupaten Purbalingga, sampai dengan 19 Desember
Tahun 2015, tercatat sebanyak 9.100 kantong darah. Untuk perolehan
tahun 2014 tercatat 9.193 kantong darah, sedangkan sampai akhir
Desember ini masih ada 11 kegiatan dengan perkiraan perolehan
sebanyak 250 kantong darah, sehingga perkiraan tahun 2015 minimal
memperoleh 9.350 kantong darah.
(Kabare Bralink/Humas)
(Kabare Bralink/Humas)

0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !