PURBALINGGA
– Jembatan Pengayoman BNI yang ditunggu-tunggu masyarakat di desa
Limbasari Kecamatan Bobotsari dan desa Buara Kecamatan Karanganyar
akhirnya diresmikan pemanfaatanya oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen)
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Bambang Rantam
Sariwanto.
Pembangunan
jembatan dengan gelagar baja berdimensi 800 dan 300 milimeter dan
berlapis plat beton sepanjang 40 meter, lebar 6,5 meter merupakan
hasil kolaborasi antara Kemenkumham dengan program corporate social
responcibility (CSR) Bank BNI 46.
| (Kabare Bralink/Humas) Prosesi Pemukulan Gong Peresmian Jembatan Limbasari |
“Jembatan
ini semoga dapat memberikan perubahan taraf pendidikan, meningkatkan
mobilitas penduduk dan perekonomian, yang pada akhirnya mampu
meningkatkan taraf hidup masyarakat,” kata Sekjen Kemenkumham
Bambang Rantam Sariwanto saat meresmikan jembatan yang dibangun
diatas Sungai Tuntunggunung di Desa Limbasari Kecamatan Bobotsari,
Purbalingga, Senin (14/12).
Peresmian
dihadiri Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko, Direktur
Jaringan dan Layanan BNI 46 Adi Sulistiowati, Dirjen Kemenkumham
Aidir Amin Daud, Kepala Kanwil Kemenkumham Jateng Bambang Sumardiono
dan Penjabat Bupati Purbalingga Budi Wibowo. Acara ini juga dihadiri
para bupati dan walikota penerima penghargaan Anubhawa Sasana
Desa/Kelurahan Sadar Hukum, Forkompimda dan bupati terpilih Tasdi.
Menurut
Bambang, jembatan yang sudah ditunggu masyarakat lebih dari 30 tahun
ini, dapat diwujudkan oleh Kemenkumham berkat kerjasama yang telah
lama dijalin bersama Bank BNI. Sejak 2008, lanjut Bambang, Bank BNI
ditunjuk oleh Kementerian Keuangan sebagai bank persepsi bagi
Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum dalam memberikan
kemudahan pembayaran BNPB pelayanan jasa hukum bagi masyarakat.
“Puncaknya,
dengan disetujuinya anggaran CSR untuk pembangunan jembatan di Desa
Limbasari. Yang juga merupakan apresiasi dari Kemenkumham terhadap
desa sadar hukum,” jelasnya.
Sementara
Direktur Jaringan dan Layanan BNI 46 Adi Sulistiowati mengaku bangga
bisa berkolaborasi dengan Kemenkumham dalam penyaluran CSR yang
dikelola Bank BNI untuk membantu pembangunan masyarakat. Khususnya
dalam membangun jembatan yang menghubungkan dua wilayah kecamatan,
Bobotsari dan Karanganyar.
Menurutnya,
rencana pembangunan jembatan Pengayoban BNI di desa Limbasari sudah
dirintis sejak 2014. Melalui inisiasi dari Fredy Haris, putra
Limbasari yang bekerja di Kemenkumham diusulkan Limbasari sebagai
tempat penyaluran CSR Bank BNI.
“Ini
kebanggaan Bank BNI bisa membantu masyarakat. Arapan kami jembatan
ini dapat dipergunakan semaksimal mungkin untuk peningkatan
perekonomian masyarakat,” kata 'Putri Ayu' yang juga kelahiran
Purbalingga ini.
Wakil
Gubernur Jateng Heru Sudjatmoko mewakili Penjabat Bupati, Ketua DPRD,
jajaran Muspida dan seluruh masyarakat kabupaten Purbalingga
menyampaikan terimakasih atas telah dibangunya jembatan yang akan
banyak memberikan manfaat bagi masyarakat di Kabupaten Purbalingga.
Heru
Sudjatmoko mengaku, jembatan tersebut tidak hanya bermanfaat bagi
masyarakat Limbasari, juga menghubungkan tiga kecamatan, yakni
Bobotsari dan Karanganyar serta memudahkan akses masyarakat kecamatan
Karangreja ke kecamatan Karanganyar. Juga memperpendek akses
masyarakat Karanganyar jika ingin ke kabupaten.
“Jembatan
ini tentu harus dipelihara sebaik-baiknya. Kalau desa tidak mampu,
tentunya bisa naik ke tingkat Kabupaten. Kalau kabupaten ndak mampu
ya kebangeten. Tapi tentu juga bisa naik ketingkat provinsi atau
gotong royong,” katanya.
Pada
kesempatan tersebut, Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah juga
meresmikan 43 desa dan kelurahan sadar hukum di delapan
kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Kabupaten Purbalingga sendiri
terdapat 15 desa yang diresmikan menjadi desa sadar hukum.
Usai
penerimaan penghargaan Anubhawa Sasana Desa/Kelurahan Sadar Hukum
tahun 2015 dan penandatanganan prasasti, dilanjutkan dengan
peninjauan jembatan Pengayoman BNI yang diawali dengan penyampaian
sambutan tokoh masyarakat Fredy Haris dan pemukulan gong oleh Sekjen
Kemenkumham Bambang Rantam Sariwanto, Wagub Jateng Heru Sudjatmoko
dan Direktur Jaringan dan ayanan BNI Adi Sulistiowati.
(Kabare
Bralink/Humas).

0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !