PURBALINGGA
– Bantuan Pemerintah mulai direalisasikan, salah satunya Program
Kementerian Sosial (Kemensos) yaitu program bantuan Pemugaran Rumah
Tidak Layak Huni (RTLH). Hal ini adalah salah satu fasilitas dari
pemerintah untuk meningkaktatkan taraf hidup masyarakat, memberikan
kenyamanan, meningkatkan harkat dan martabat serta meningkatkan
kemampuan keluarga dalam melaksanakan peran dan fungsinya memberikan
perlindungan, bimbingan dan pendidikan.
Pj. Bupati, Budi Wibowo meresmikan penggunaan rumah di Desa Bakulan
Untuk
itu, sejumlah 85 rumah di Purbalingga mendapatkan alokasi anggaran
pada tahun 2015 yang digunakan untuk bantuan rehabilitasi sosial RTLH
bersumber dari APBN melalui Kemensos. Desa Bakulan, Kecamatan
Kemangkon menerima alokasi untuk pemugaran RTLH sejumlah 30 rumah,
kemudian Desa Penaruban, Kecamatan Bukateja sebanyak 7 rumah, Desa
Karanggedang, Kecamatan Bukateja sebanyak 18 rumah dan 30 rumah untuk
Desa Tunjungmuli, Kecamatan Karangmoncol. Masing-masing rumah
mendapatkan bantuan 10 juta rupiah.
Seluruh
bantuan diberikan melalui rekening masing-masing ketua kelompok yang
digunakan untuk pembelian material sesuai proposal yang diajukan oleh
kelompok dan pelaksanaan kegiatan oleh masing-masing kelompok. Dalam
pelaksanaannya swadaya masyarakat sangat baik.
Pj. Bupati, Budi Wibowo meninjau langsung ke ruangan dan rumah
“Buktinya
ada pemugaran rumah yang menghabiskan dana 30 juta,” demikian kata
Ngudiarto Kepala Dinsosnakertrans Kabupaten Purbalingga.
Secara
simbolis Pj. Bupati Purbalingga Budi Wibowo meresmikan penggunaan
rumah di Desa Bakulan dan meninjau langsung ke seluruh ruangan dalam
rumah. Dikatakan Budi bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga
sangat mengapresiasi swadaya masyarakat dalam pelaksanaan PROGRAM
pemugaran rumah.
“Ini
membuktikan kesetiakawanan sosial masyarakat Bakulan tinggi, luar
biasa,” kata Budi.
Ditambahkan
Budi bahwa dukungan masyarakat pada setiap program pembangunan sangat
baik dan itu membuktikan bahwa masyarakat sudah semakin meningkat
kecerdasan emosional dan spiritualnya.
“Semoga
dengan rumah yang lebih baik, lebih layak untuk ditinggali akan
membuat penghuninya lebih nyaman, meningkatkan sukur dan memelihara
rumah sebagai istananya,” demikian kata Budi.
Mugo-mugo sing pada nampa bantuan, bisa manfaatna sebener-benere...
(Kabare
Bralink/Hms)



0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !