PURWOKERTO
- Teater SiAnak memasuki usia 30 tahun pada 2016. Bukan waktu yang
sebentar bagi organisasi teater kampus di Purwokerto. Berawal dari
persahabatan beberapa orang mahasiswa Jurusan Sosiologi dan
Administrasi Negara di Kampus Kali Bakal, Universitas Jenderal
Soedirman, Purwokerto lahirlah nama SiAnak.
Beranggotakan
mahasiswa yang selalu bertambah tiap tahun memberikan warna bagi tiap
generasinya sendiri. Awalnya, masih berupa komunitas cair mahasiswa
yang memilih teater sebagai cara mengekspresikan diri terhadap apa
yang sedang dialami. Tak ayal, anggotanya tidak hanya berasal dari
Sosiologi dan Adimistrasi Negara, tetapi juga dari fakultas lain
seperti Bahasa Inggris, Ekonomi bahkan Biologi. Pun ada masa mulai
membutuhkan sebuah struktur organisasi dengan memperjelas
keanggotaan, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga sampai pada
iuran.
Sampai
dengan prestasi, SiAnak telah mencecap berbagai rasa. Manisnya
Peksimida dan Peksiminas 2002, Pekan Performing Art Nasional III pada
2003 dan sejumlah pentas keliling di era 2005-2006. Pahitnya sepi
pementasan, kaderisasi yang terasa mandek, peralatan pentas yang satu
persatu raib entah kemana sampai pada kepindahan sekretariat. Waktu
30 tahun telah memberikan pasang naik dan pasang surut yang berharga
dalam mewarnai dunia berkesenian di Kampus maupun Banyumas Raya.
30
tahun pula yang telah merubah sebutan anggota-anggota keluarga
menjadi fosil karena lamanya berproses. Fosil yang telah beraktivitas
di berbagai bidang; mulai pertelevisian, bank, kargo, guru, swasta,
wiraswasta, pegawai negeri sipil sampai yang masih melanjutkan kuliah
dijenjang yang lebih tinggi. Semakin beragam warna anggota SiAnak
setelah lulus dari kampus.
Atas
dasar inilah ‘Paseduluran’ digagas dalam rangka 30 tahun
Teater SiAnak. Saudara yang merantau ada kalanya berkumpul dengan
menjalin silaturahmi dengan anggota keluarga yang lain. Silaturahmi
yang tidak hanya bertemu badan tetapi juga membawa karya. Sebuah
Silaturahmi Karya dari Kumpul Sedulur SiAnak 30 tahun. Maka dari itu
acara ini secara internal mengundang alumus dan anggota Teater SiAnak
dari angkatan 1985- 2015. Selain itu, juga mengundang semua insan
teater kampus dan teater masyarakat beserta pemangku kepentingan yang
lain.
Pemilihan
Penerbitan Buku memiliki landasan bahwa karya hendaknya dituliskan.
Dan pemilihan puisi adalah sebagai sarana mengasah kepekaan terhadap
kenyataan, kali ini melalui bentuk penulisan puisi. Pada kesempatan
penerbitan pertama ini hanya dicetak 125 eksemplar dan dicetak
sendiri oleh Teater SiAnak.
Sedangkan
Naskah Fabel Manusia karya Nyaman Agung dilatarbelakangi oleh
keresahan dalam melihat fenomena kebakaran hutan yang sempat terjadi
di beberapa daerah di Indonesia. Kami mencoba untuk mengangkat dari
sudut pandang binatang dalam menyikapi masalah yang terjadi di
habitatnya. Kami sadar bahwa apa yang kami lakukan ini tidaklah
berefek besar terhadap proses kelestarian alam dan hewan liar. Akan
tetapi sebagai salah satu kantung seni, kami ikut bertanggung jawab
akan proses berkesenian dan transformasi nilai yang ada di lingkungan
sosial kami. Dengan mengangkat isu-isu lokal maupun nasional dalam
proses kesenian khususnya teater, maka semoga kami dapat melakukan
masifikasi nilai-nilai positif ke masyarakat.
Karya
anggota Keluarga Besar semenjak angkatan pertama 1985 – 2015
melebur dalam rangkaian acara Paseduluran 30 th SiAnak. Acara dimulai
dengan Launching buku Kumpulan Puisi Paseduluran 30 th SIAnak
pada Sabtu, 16 April 2016 di Aula FISIP Unsoed pada pukul
10.00 dan Pementasan Teater Fabel Manusia yang akan di gelar malam
harinya di Halaman Ilmu Politik FISIP Unsoed pada 19.30 WIB.
Untuk
informasi pelaksanaan hubungi Oky Musthofa (Hp : 0856-4060-0624)
Atau
datang saja ke Sekretariat :
T e a t e r S i A n a k
Fakutlas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas Jenderal Soedirman
Jl.H.R Boenyamin, kampus FISIP UNSOED,
Grendeng
Purwokerto 53122
E-mail : teatersianak.fisipunsoed@gmail.com
(Kabare
Bralink/Oky)


0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !