PURBALINGGA
- Sejalan dengan laju pembangunan Kabupaten Purbalingga, salah satu
pekerjaan rumah (PR) bagi seluruh penyelenggara pemerintahan adalah
meningkatkan kualitas sumberdaya manusianya sehingga Indeks
Pembangunan Manusia (IPM) salah satunya pada variable Kesehatan dapat
terus ditingkatkan. Turunnya ranking IPM Purbalingga saat ini
disebabkan kurang baiknya angka harapan hidup pada ibu melahirkan
yakni sebanyak 20 kasus dan angka kematian bayi 159 kasus yang ikut
menyumbangkan penurunan IPM Purbalingga menjadi ranking ke 25 dari 35
Kabupaten Kota se Jawa Tengah.
Bupati
Tasdi mengatakan, salah satu fokus pembangunan Purbalingga saat ini
adalah peningkatan derajat kesehatan, oleh karena itu anggaran untuk
pembangunan Kesehatan terus kami tingkatkan. Dalam hal ini, untuk
membantu penyelesaian masalah-masalah kesehatan yang ada di
Purbalingga.
“Kami
(Pemerintah) akan berusaha selalu memfasilitasi kegiatan-kegiatan
Seminar, Diklat atau Workshop semacam ini dengan harapan SDM
penyelenggara Kesehatan di Purbalingga akan lebih baik,” demikian
kata Bupati Tasdi.
Hal
tersebut disampaikan Bupati Tasdi ketika membuka kegiatan Workshop di
Gedung Sarwaguna Purbalingga Sabtu siang (01/04). Workshop yang
diadakan sehari dengan tema Penatalaksanaan Kasus Pre Eklamasi
diikuti 660 Bidan dari seluruh Kabupaten Purbalingga serta peserta
dari Kabupaten Banjarnegara, Kab. Cilacap dan Kab. Banyumas.
Tidak
hanya pada kegiatan workshop, untuk memacu kinerja pada pelayanan
kesehatan utamanya pada pelayanan kebidanan, Bupati Tasdi mengatakan
bahwa untuk 137 PTT Bidan yang tersebar di seluruh Kabupaten
Purbalingga akan diupayakan diangkat menjadi PNS.
“Kemarin
tanggal 16 Maret 2016 saya mendapatkan mandat dari Menteri Kesehatan
RI untuk segera membuat MOU memproses pengangkatan PTT menjadi PNS,”
kata Bupati Tasdi.
Bupati
Tasdi meminta kepada para bidan sebagai salah satu penyelenggara
kesehatan, dituntut bekerja cerdas sesuai prosedur, bekerja keras
selalu mampu menyelesaikan pekerjaannya dan bekerja ikhlas tidak
hanya menilai sesuatu dari pendapatan materi.
“Saya
yakinkan, pekerjaan panjenengan adalah pekerjaan kemanusiaan yang
harus selalu dilandasi niat ibadah membantu orang lain, semoga
mendapat ridho dan barokah dan masuk surga, amiin,” demikian kata
Bupati Tasdi.
(Kabare
Bralink/Hms)



0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !