PURBALINGGA
– Pengembangan destinasi wisata saat ini terus ditingkatkan. Baik
wisata baru maupun yang sudah lamadi. Dari wisata alam maupun wisata
lain seperti museum yang ada di Sanggaluri Park, Jalan Raya Kutasari,
Purbalingga. Di sini, bukan hanya menyajikan tentang tempat-tempat
untuk rekreasi semata namun juga bisa memerikan pendidikan dan
informasi yang menarik bagi pengunjung.
Dari
mulai Museum Wayang dan Artefak, pengunjung bisa melihat-lihat dan
menikmati koleksi wayang dan beragam artefak di sini. Wayang-wayang
itu berasal dari berbagai daerah dan berbagai jenis serta ukuran.
Pengunjung dapat dengan puas melihat sosok-sosok pandawa yang
terkenal dari jagat cerita rakyat tentang kisah Mahabharata. Bahkan,
ada wayang yang mengisahkan tentang peperangan Adipati Karna dengan
Sang Arjuna. Hal ini tentunya menjadi daya tarik tersendiri pagi
pengunjung, karena kisah-kisah tersebut sangatlah tenar dan dikenang
oleh masyarakat Jawa.
Selain
kisah-kisah wayang pandawa, terdapat juga berbagai artefak dari zaman
batu pada masa pra sejarah. Pengunjung bisa mempelajari tentang
alat-alat yang digunakan pada masa lampau ketika manusia-manusia
purba bertahan hidup.
Setelah
puas dari museum wayang dan artefak, pengunjung bisa berlanjut ke
Taman Unggas. Keindahan binatang-binatang cantik menjadi daya tarik
tersendiri khususnya wisatawan yang masih anak-anak. Terdapat merak
yang cantik dan sangat mempesona ketika mengepakkan sayapnya. Dan,
bukan hanya sebuah keindahannya saja yang disuguhkan di sini,
melainkan pengunjuang bisa belajar tentang nama, asal muasal unggas
tersebut, karena di setiap kandang raksasa, terdapat informasi
mengenai binatang yang ada di dalamnya.
Ketika
merasa capek dari museum wayang dan taman unggas, wisatawan bisa
bersantai di tempat duduk yang telah disediakan, atau menikmati taman
batu yang unik dan menarik. Yang kemudian bisa dilanjutkan untuk ikut
terapi ikan dan ataupun memacu adrenalin untuk mengecek keseimbangan
tubuh di jembatan goyang. Pengunjung yang ingin menjajal keseimbangan
tubuhnya, bisa berjalan di atas jembatan sederhana dan berpegangan
pada tali. Rasanya sungguh luar biasa, kalau tidak seimbang, pastinya
akan jatuh.
Setelah
bosan di tempat yang lapang, pengunjung bisa masuk ke Museum Uang.
Tempat ini merupakan salah satu tempat yang menarik dan sangat bagus
untuk belajar. Pecahan uang terkecil hingga terbesar dari zaman
dahulu berderet rapi sesuai dengan negara mata uang tersebut. Tak
hanya itu, di museum uang pun bisa melihat koleksi perangko-perangko
dari zaman dulu.
Museum
selanjutnya untuk belajar, tentu Rumah Prestasi. Di mana terdapat
informasi menarik tentang Sains dan Teknologi serta Sejarah. Sederet
prestasi dari anak-anak Purbalingga pun terpampang di Museum ini.
Setelah belajar dan membaca profil Albert Einstein di sini, kita bisa
melanjutkan ke wahana selanjutnya, Ruang Reptil.
Terdapat
jenis-jenis reptil dan serangga yang hidup maupun sudah menjadi
fosil. Meskipun reptil di sini banyak yang berbahaya, tetapi aman
untuk wisata dengan anak-anak, karena reptil-reptil tersebut di
tempatkan di rumah kaca yang dan tidak bisa dijangkau dengan tangan
oleh pengunjung. Namun, bagi yang ingin berfoto atau berpose dengan
reptil bahaya seperti ular, pengunjung bisa meminta bantuan kepada
pengurus agar foto dekat dengan binatang tersebut.
![]() |
| Berofoto dengan fosil kupu-kupu |
(Kabare Bralink/Ery)









0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !