PURBALINGGA - Mengantisipasi
keramaian dan padatnya kendaraan arus mudik saat perayaan Idul Fitri
1437 H, Panitia Hari-hari Besar Islam (PHBI) Purbalingga meniadakan
takbir keliling baik menggunakan kendaraan maupun jalan kaki. Takbir
diharapkan dapat dilaksanakan di tempat-tempat ibadah seperti masjid
dan mushola.
Kepala Bagian Kesra Setda Purbalingga,
Muh Nurhadi mengatakan keputusan tersebut merupakan hasil kesepakatan
rapat PHBI Kabupaten Purbaligga pada tanggal 21 Juni 2016. Sedangkan
pelaksanaan Sholat Idul Fitri akan dipusatkan di Alun-alun
Purbalingga, direncanakan tanggal 6 Juli 2016 pukul 6.30 WIB
(menyesuaikan penetapan pemerintah).
“Setelah sholat Idul Fitri akan
dilaksanakan open house Bupati dan Wakil Bupati di Pendopo
Dipikusumo,” kata Nurhadi, Kamis (23/6).
Nurhadi menambahkan dalam acara open
house, juga akan diundang Forkorpimda, dan seluruh pejabat struktural
di Kabupaten Purbalingga beserta isteri atau suaminya. Seluruh
undangan diperkirakan sekitar 2.000 orang, undangan memakai pakaian
muslim dan bersarung.
“Karena pelaksanaan open house setelah
Sholat Idul Fitri maka diharapkan undangan juga bisa mengikuti sholat
Idul Fitri di Alun-alun,” tambahnya.
Kasi Ops Satpol PP, Teguh Sungkono
mengatakan Satpol PP, Kepolisian dan Dinas Perhubungan akan melakukan
rapat internal terbatas guna mengantisipasi keamanan dan ketertiban
saat pelaksanaan Sholat Idul Fitri. Beberapa rekayasa lalu lintas dan
pembuatan kantong-kantong parkir juga akan dilaksanakan guna
suksesnya pelaksanaan sholat Idul Fitri.
Baca juga :
“Penertiban PKL alun-alun juga
dilaksanakan pada sebelum sholat Idul Fitri, sehingga diharapkan
sebelum jam 0.0 PKL sudah tidak berjualan lagi di Alun-alun,”
pungkas Teguh.
(Kabare Bralink/Humas)

0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !