PURBALINGGA
– Dalam rangka melaksanakan dan menyelesaikan pembangunan secara
tepat dan benar, Pemkab Purbalingga mengadakan Bimbingan
Teknis/Pendidikan dan Pelatihan (Bimtek/Diklat). Selain itu, untuk
mendukung, juga diadakan Sertifikasi Keahlian Pengadaan Barang dan
Jasa bagi Aparatur Sipil Negara di Pemkab Purbalingga. Kegiatan
bimtek akan dilaksanakan mulai tanggal 22 Agustus 2016 sampai dengan
25 Agustus 2016 bertempat di aula Andrawina Objek Wisata Air
Bojongsari (Owabong) Kec. Bojongsari, Kab. Purbalingga.
Kepala
Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Purbalingga, Yani
Sutrisno Adi Nugroho selaku Penyelenggara kegiatan menyampaikan,
bahwa kegiatan ini atas kerjasama Pemkab Purbalingga, LPPM Unsoed
Purwokerto dengan jumlah peserta sebanyak 50 orang ( 31 laki-laki /
19 perempuan ) terinci dari Dinperindagkop 1 orang, Dinnakan 1 orang,
Dinhubkominfo 1 orang, Kantor Kesbangpol 1 orang, KPAD 1 orang, RS.
Panti Nugroho 1 orang, UPT Dinas Pendidikan 10 orang, UPT
Dinkes/Puskesmas 17 orang, dan dari unsur Kecamatan 17 orang.
Ketua
LPPM Unsoed, Prof. Dr. Ir. Suwarto M.S. Menjelaskan, bahwa kegiatan
bimtek ini adalah amanah dari Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2015
yang diundangkan pada tanggal 16 Januari 2015. Prespres ini mengatur
tentang pengadaan barang dan jasa dan telah melalui beberapa kali
perubahan diantara tentang pengumuman rencana umum pengadaan,
pelaksanaan pengadaan, perubahan pengaturan mutasi dan lain
sebagainya.
“Tentunya
perubahan ini memberikan harapan baik karena akan mendorong
peningkatan belanja pemerintah pada pengadaan barang dan jasa,
sehingga akan berefek positif pada pembangunan Negara dan pembangunan
di daerah,” jelas Suwarto.
Kerjasama
LPPM Unsoed dan Pemkab Purbalingga pada pelaksanaan kegiatan bimtek
keahlian pengadaan barang dan jasa, lanjut Suwarto, telah
dilaksanakan 5 kali, pertama pada bulan April 2013 dengan 78 orang
peserta, bulan Nopember 2013 dengan 90 peserta, pada tahun 2014
diikuti 64 orang, dan pada tahun 2015 diikuti 41 orang peserta.
Wakil
Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi berharap bahwa hasil bimtek
ini akan lebih meningkatkan pemahaman dan pencerahan serta kompetensi
para ASN Pemkab Purbalingga sehingga proses pengadaan barang dan jasa
di Kabupaten Purbalingga sesuai dengan aturan yang ada dan
dilaksanakan dengan baik dan benar.
“Semoga
pelaksanaan bimtek yang bertepatan dengan bulan kemerdekaan ini
dilaksanakan dengan penuh semangat pengabdian dan semangat
patriotisme untuk membangun Purbalingga,” pungkas Wabup Tiwi.
(Kabare
Bralink/Humas)



0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !