PURBALINGGA
– Dalam rangka memajukan dunia olah raga, khususnya sepak bola
generasi muda, Pemkab akan menyiapkan dana sebesar Rp 900 juta.
“Nantinya,
saya mohon untuk dicarikan satu desa di setiap kecamatan yang
pemudanya baik, karang tarunanya baik dan sepak bolanya belum maju
dan akan kami sediakan dana Rp 900 juta untuk dibagi ke setiap
kecamatan bagi desa,” terang Bupati Purbalingga Tasdi meresmikan
Lapangan Sepak Bola Mertandaka Desa Kalikajar dan Pembukaan Turnamen
Sepak Bola Antar Desa Ekakriya Tingkat Kecamatan Kaligondang di Desa
Kalikajar, Sabtu sore (30/7).
Dalam
kesempatan tersebut, selain mengapresiasi kompetisi, bupati menyambut
baik semangat masyarakat setempat dalam memajukan persepakbolaan,
bupati juga membantu panitia setempat sebesar Rp 50 juta dan akan
menyediakan Rp 900 juta untuk memajukan sepak bola di desa.
“Pemberian
dana tersebut merupakan bentuk spirit/penyemangat untuk mendukung
persepakbolaan, dan pihaknya tidak hanya bicara ataupun pidato saja,
akan tetapi bagaimana memajukannya,” tuturnya.
Menurut
Bupati, bicara sepak bola di Indonesia yang pertama kali didirikan
oleh Suratin, semua harus tahu sejarahnya, namun sampai saat ini
dunia sepak bola di Indonesia prestasinya belum baik, hal tersebut
menjadi tamparan buat semua. Pada awalnya, kompetisi sepak bola
pertama Suratin adalah untuk mempelopori generasi muda mencapai
kemerdekaan, sehingga sekarang setelah merdeka diharapkan untuk
mempersatukan pemuda dalam mengisi kemerdekaan.
“Untuk itu, melalui kompetisi sepak bola
antar desa tersebut diminta tidak terjadi keributan, perkelahian,
kalah menang sudah biasa dan saya harapkan kompetisi ini mejadi
embrio untuk memupuk persaudaraan, persatuan dan keakraban serta
jangan sampai ada keributan,” pintanya.
Bupati
menandaskan, ada empat hal untuk memajukan sepak bola, yaitu sumber
daya manusia (SDM)-nya yaitu SDM pemainnya dan pelatih harus memadai,
selanjutnya sarana dan prasarana, yaitu berupa lapangan untuk
mendukung prestasi . Dukungan anggaran juga ikut memajukan sepak bola
yaitu dengan bergotong royong bersatu untuk kebersamaan dan yang
terakhir adalah manajemen, yaitu bagaimana perencanaan serta teknis
sepak bola yang baik.
(Kabare
Bralink/Humas)

0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !