PURBALINGGA
- Dalam rangka menyemarakkan Hari Radio Ke 71, Radio Republik
Indonesia (RRI) Purwokerto selenggarakan Pakeliran Padat Wayang Kulit
Dalang Remaja, Sabtu (17/9) di RRI Purwokerto. Acara tersebut diikuti
tiga kabubaten yang merupakan eks-karesidenan Banyumas, yakni
Cilacap, Purbalingga dan Banyumas dengan dalang-dalang remaja yang
lihai dan memukau.
Ki
Rizki Widia Faturrahman, siswa kelas XI SMA Negeri 1 Purbalingga
mewakili Purbalingga menjadi Dalang Pedati Purbalingga. Turut hadir
dalam Pagelaran Wayang Kulit Kepala Dinbudparpora, Kepala Dindik
Purbalingga, perwakilan guru dan siswa SMA N 1 Purbalingga serta SMP
N 1 Purbalingga. Dalam kesempatan tersebut Kepala Dinbudparpora,
Subeno berkesempatan memberikan sambutan singkat mewakili Bupati
Purbalingga.
Subeno
mengatakan, Pemkab Purbalingga menyampaikan apresiasi yang
setinggi-tingginya kepada RRI Purwokerto yang merupakan salah satu
lembaga yang konsen terhadap pengembangan kebudayaan wayang kulit.
Pemkab Purbalingga juga mengucapkan terima kasih atas kesempatannya
dapat menampilkan dalang remaja Ki Rizki (16) yang merupakan salah
satu dalang muda berpotensi dari Purbalingga.
“Kegiatan
pentas wayang kulit semacam ini patut kita apresiasi dan sambut
hangat,” ungkap Subeno.
Wayang
sebagai salah satu pilar utama seni budaya Indonesia yang harus
dipelihara, dikembangkan dan dilestarikan. Subeno menegaskan, Sudah
menjadi kewajiban bersama baik pemerintah dan masyarakat untuk tetap
mempertahankan kebudayaan yang sudah mulai langka. Pemerintah harus
ikut andil dalam pengembangan seni dan budaya daerah terutama dalam
mencari bibit unggul pemuda berbakat.
Pentingnya
peran Dinbudparpora dan Pemerintah untuk aktif mengembangkan dan
melestarikan kesenian wayang kulit di Daerah. Pemerintah harus mampu
memfasilitasi potensi-potensi unggulan terutama para pemuda yang
kelak akan menjaga dan mempertahankan seni dan budaya yang ada di
daerah, kata Subeno.
Dalam
rangka membangun budaya dan mengembangkan potensi anak muda, Pemkab
Purbalingga akan membangun gedung kesenian, lanjut Subeno. Gedung
tersebut akan dijadikan sebagai wahana bagi para seniman Purbalingga
untuk berkreasi dan mengembangkan potensi sehingga Purbalingga makin
berkembang di bidang seni dan budaya. Pemkab juga akan memberikan
seperangkat gamelan di setiap kecamatan agar wayang kulit dan seni
karawitan tetap lestari.
“Semoga
bakat seniman pemuda Purbalingga akan semakin berkembang,” ujar
Subeno.
Sebagai
dalang remaja kebanggaan Pemkab Purbalingga, Ki Rizki dengan piawai
membawakan cerita 'Topeng Perunggu' dengan lakon utama Gatotkaca.
Cerita tersebut dibawakan sesuai dengan semangat pemuda yang
mengidolakan tokoh Gatotkaca yang terkenal digdaya mandraguna. Dengan
ketangkasan dan bakat yang dimilki, Ki Rizki mampu menghanyutkan
penonton dalam kisah 'Topeng Perunggu' yang dibawakan olehnya.
(Kabare
Bralink/Humas)

0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !