PURBALINGGA
– TLT Berbagi, komunitas baru yang seumur jagung itu telah
melaksanakan kumpul perdana pada Sabtu, 17 September 2016 di Taman
Kota Usman Janatin Purbalingga. Kumpul perdana itu diisi dengan
mencanangkan agenda yang bakal dilakukan serta membuat struktur
organisasi komunitas tersebut. Komunitas yang diberi nama dengan TLT
(Twinkle Little Think) yang mempunyai arti 'berawal
dari hal-hal kecil', itu merupakan komunitas sosial yang
melakukan kegiatan sosial, seperti memberi bantuan sosial,
mengumpulkan dana bagi wilayah yang terkena bencana alam, serta
agenda-agenda yang masih direncanakan.
Dari
kumpul perdana tersebut, terpilih Rio Aji Saputra, siswa SMA N 1
Bobotsari dan merupakan salah satu personil band SWM (Stay With Me).
Menurutnya, ini merupakan salah satu wadah bagi pemuda Purbalingga
yang ingin menyalurkan rasa empati yang tinggi namun masih ragu atau
bahkan bingung karena tidak ada yang mendukung. Komunitas TLT juga
merupakan wadah yang berisi keresahan-keresahan pemuda Purbalingga
terlebih bagi masalah sosial, mulai dari membantu warga yang kurang
mampu dalam hal ekonomi.
Untuk
tempat berkumpul, karena Komunitas TLT Berbagi sendiri masih sangat
baru, dilaksankan dengan berubah-ubah tempat, menyesuaikan dengan
agenda yang ada. Juga menyesuaikan dengan cuaca. Berkumpulnya pun
sudah ditentukan pada saat hari Sabtu, karena hari tersebut sangat
tepat untuk pelajar dan yang sudah bekerja.
Pada
kesempatan yang lain, TLT Berbagi melakukan kegiatan perdananya
dengan mengumpulkan dana bagi korban bencana banjir di Garut
menggandeng Komunitas Menjadi Manusia yang dilaksanakan pada Sabtu,
24 September 2016. Penyebaran pencarian dana dilakukan di sekitar
jalan-jalan Taman Kota Usman Janatin Purbalingga. Dengan kurun waktu
kurang lebih satu jam, anggota TLT mendapatkan apresiasi yang luar
biasa dari warga Purbalingga. Itu menjadi salah satu bukti bahwa
warga Purbalingga memang mempunyai rasa empati yang tinggi.
Menindaklanjuti
agenda selanjutnya, TLT Berbagi menyusuri kota Purbalingga dengan
membawa sekotak makan alakadarnya, dana yang digunakan pun bukan dari
meminta-minta, melainkan diambil dari sebagian kas yang rutin
dikumpulkan pada saat berkumpul. Dari anggota yang berangkat, dibagi
menjadi beberapa titik di Purbalingga, yaitu area Alun-alun
Purbalingga, terminal Purbalingga, Bancar, Babakan, serta di
jalan-jalan yang sekiranya dirasa kurang mampu.
“Ini
merupakan titik awal bagi kita. Lain waktu, bakal ada titik-titik
yang lain yang bakal ditorehkan di Kota Perwira tercinta,” ujar
ketua komunitas, Rio Aji Saputra, Sabtu (16/7).
Sangat
wajar bila kegiatan pertama turun ke jalan-jalan untuk menyalurkan
makanan itu masih belum maksimal, meski makanan yang dibagikan habis
tersalurkan. Namun, dari evaluasi kegiatan sosial kemarin, dirasa
sangat perlu adanya target yang jelas. Karena kemarin terlalu banyak
titik-titik yang menjadi sasaran tetapi obyek yang ditargetkan belum
masuk dalam kriteria. Sehingga, untuk kegiatan selanjutnya bakal
direncakanan dan dilaksanakan dengan sebaik dan semaksimal mungkin.
Banyak
yang berterimakasih lantaran kegiatan positif yang dilakukan oleh
Komunitas TLT Berbagi sangat bermanfaat. Terlebih bagi orang-orang
yang kurang mampu. Agenda selanjutnya bakal dilaksanakan kisaran
bulan November. Dengan adanya apresiasi dari berbagai pihak, semangat
para anggota TLT Berbagi menjadi lebih meningkat. Jika ada yang ingin
bergabung bisa menghubungi:
Sms/telp/WA :
085742396774
PIN
: D2B88B61
IG
: Tlt_berbagi
Fanpage :
TLT Berbagi
(Kabare Bralink/Istimewa)
Dikirim
oleh: Umi Uswatun Hasanah.




0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !