PURBALINGGA
- Afriani Fatmarina gadis 14 tahun yang menderita lumpuh layu
akhirnya bisa tersenyum karena mendapatkan bantuan kursi roda oleh
Wakil Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi. Derita selama 14
tahun tersebut harus menggunakan tangannya untuk berjalan (ngesot)
dan menjalankan aktifitasnya baik mandi, makan dan lain sebagainya.
Menurut
Nahimah (63 th), Nenek Afriani mengatakan Afriani kepengin sekolah,
namun karena melihat kondisi tersebut tidaklah memungkinkan. Sudah
berbagai cara pengobatan telah dilakukan namun belum menuai hasil
yang memuaskan. “Sudah berobat ke Jogja, RSUD Goeteng dan tukang
urut belum sembuh,” katanya di rumahnya RT 12 RW 6 Desa Banjaran
Kecamatan Bojongsari.
Afriani
cerita Nahimah merupakan anak kedua dari pasangan Supriyanto dan Siti
Sarofah, yang mana keduanya bekerja di Batam menjadi Supir. Kedua
orang tuanya sudah 2 tahun belum pulang sedangkan kakaknya telah
sekolah di SMK kelas 9 sedangkan adiknya sekolah di SMP klas 7,
keduanya normal hanya Afriani yang sakit.
Wakil
Bupati mengatakan Afriani merupakan salah satu anak Purbalingga yang
punya semangat tinggi untuk bersekolah walaupun dengan
keterbatasanya. Untuk itu Wabup berpesan bagi anak-anak yang sehat
untuk terus belajar dan senantiasa bersyukur, agar kelak bisa
mencapai cita-citanya.
“Selain
kursi roda, juga kita bantu dalam bentuk uang guna membeli buku dan
tas sekolah. Pada tahun 2017 juga telah didaftarkan sebagai penerima
bantuan dari pemerintah untuk penyandang cacat berat dari Dinsos,”
kata Tiwi.
Pada
kesempatan itu juga Wabup mengapresiasi kerja tenaga kesejahteraan
sosial kecamatan (TKSK) yang telah bekerja dengan sukarela membantu
masyarakat yang secara fisik dan kemampuan kurang beruntung.
Kinerjanya diharapkan menjadi amal baik di ahkerat nanti dan
bermanfaat bagi masyarakat banyak.
“Kami
akan terus berupaya membantu masyarakat yang berkebutuhan khusus agar
mereka bisa hidup secara layak,” pungkas Tiwi.
(Kabare
Bralink/Dinkominfo)

0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !