PURBALINGGA
- Pemerintah Kabupaten Purbalingga menghimbau kepada ulama dan
masyarakat ngkuyung melawan Togel yang ada di Purbalingga. Himbauan
tersebut disampaikan Bupati Purbalingga, Tasdi pada acara istighotsah
yang dilaksanakan di Pendopo Dipokusumo Purbalingga, Jumat (28/2).
“Kita
umara’, ulama dan umat harus bersatu, harus berperan” kata Tasdi.
Bupati
menyampaikan kegiatan solat subuh berjamaah juga bagian dari
pembinaan. Selain itu, bupati menghimbau ulama harus terus berperan
dalam pembinaan, masyarakatpun dihimbau untuk tidak mudah tergiur
dengan togel.
“Saya
sadar proses pembinaan belum seratus persen berhasil, ini merupakan
tanggung jawab kita bersama”, ungkapnya.
Baca juga : Maraknya Togel, Membuat Bupati Geram
Terkait
dengan togel, Tasdi menjelaskan sumber penyakitnya dua yaitu berasal
dari masyarakat itu sendiri dan Bos-nya. Permasalahan di masyarakat,
Pemkab sudah mengeluarkan surat edaran ke Pimpinan OPD, Camat, dan
Kades untuk melakukan gerakan pembrantasan segala jenis perjudian
termasuk togel, sedangkan untuk Bos-nya bersumber di Semarang, Pemkab
Purbalingga tidak mempunyai kewenangan.
“Kalau
airnya keruh, kita harus cari sumbernya dari mana, disini kita
berantas tapi sumbernya terus hidup,ya susah”, kata Tasdi.
Ketua
MUI Purbalingga, KH. Abror Musodiq juga mengungkapkan banyaknya
laporan terkait togel akhir-akhir ini.
“Saya mendapat banyak
laporan terkait togel, saya harap masyarakat tidak mudah tegiur
dengan segala jenis perjudian,” katanya.
(Kabare
Bralink/Dinkominfo)

0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !