PURBALINGGA
- Permasalahan yang ada di Tim Penggerak PKK Kecamatan sakarang ini
masih terkendala dana dan tenaga. Untuk itu TP PKK Kecamatan harus
bisa memanfatkan sumber daya yang ada sebaik mungkin. Selain itu juga
harus bisa membagi tugas antara anggota TP PKK yang di sesuaikan
kemampuan dan potensi masing. Masing.
Hal
tersebut disampaikan ketua TP PKK Purbalingga, Ny Erni Tasdi saat
membuka rapat konsultasi (Rakon) TP PKK Kabupaten Purbalingga di
Pendopo Dipokusumo, Kamis (20/2). Kegiatan Rapat dihadiri sebanyak
167 orang yang terdiri 41 orang pengurus TP PKK Kabupaten, 126 orang
perwakilan 18 TP PKK Kecamatan.
Erni
mengatakan hasil rapat kerja nasional (Rakernas) ke 8 ada ketentuan
yang sedikit berbeda dengan hasil Rakernas ke 7 sehingga perlu
disesuaikan. Untuk itu Erni berharap agar peserta rapat bisa
mengikuti dengan baik, agar program kerja PKK bisa berkualitas dan
bermanfaat.
“Agar
program berjalan secara optimal diharapkan semua pengurus dapat
saling mendukung, saling mengisi dan saling melengkapi, kemudian
lebih mengedepankan komunikasi dan koordinasi,” kata Erni.
Sedangkan
ketua penyelenggara rapat, Ny Annas Sumarjo mengatakan tujuan Rakon,
pertama untuk menggali masukan dan permasalahan dari wilayah. Kedua
sebagai bahan penyusunan program kerja Tahun 2017, sehingga
berkualitas, tepat sasaran dan bermanfaat.
“Rakon
dilaksanakan satu hari dengan penyaji materi dari TP PKK Kabupaten
Purbalingga. Untuk biaya pelaksanan rakon berasal dari APBD Tahun
2017,” katanya.
(Kabare
Bralink/Dinkominfo)

0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !