PURBALINGGA – United States
Agency for International Development Prioritizing Reform, Innovation,
and Opportunities for Reaching Indonesia’s Teachers,
Administrators, and Students (USAID Prioritas) ialah Badan
pembangunan internasional Amerika Serikat yang melaksanakan program
peningkatan mutu pendidikan. Program yang mengutamakan pembaharuan,
inovasi, dan kesempatan bagi guru, tenaga kependidikan dan siswa.
USAID Prioritas merupakan salah satu
bentuk kerja sama antara pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat.
USAID Prioritas diadakan sebagai bantuan teknis peningkatan kualitas
pendidikan meliputi pemerataan akses pendidikan, peningkatan kualitas
guru, pembelajaran, tata layanan dan manajemen pendidikan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Purbalingga,
Wahyu Kontardi menyampaikan di Jawa Tengah, terdapat 15 kabupaten
sebagai mitra USAID salah satunya adalah Purbalingga. Kerja sama
antara Purbalingga dengan USAID Prioritas berlangsung selama lima
tahun mulai November 2012 hingga April 2017.
“Kerjasama ini berlangsung selama lima
tahun mulai tanggal 20 November 2012 sampai dengan 30 April 2017,”
katanya pada Penutupan Program USAID Prioritas Kabupaten Purbalingga
Tahun 2017 di Graha Adiguna Operation Room, Rabu (26/4).
Adapun bentuk kerjasama yang telah
dilaksanakan antara Pemkab Purbalingga dan USAID Prioritas meliputi
pengadaan tim ahli/konsultan, District Coordinator
Purbalingga, Pemilihan Fasilitator Daerah, Lokakarya Pelatihan bagi
Fasilitator, serta Pendampingan Bagi Pelaksana Program, imbuh
Wahyu.Di sisi lain Pemkab Purbalingga juga menyediakan anggaran
pendampingan untuk mendukung pelaksanaan program dengan menyediakan
data dan informasi yang diperlukan.
“Pemkab telah mengalokasikan anggaran
pendampingan untuk diseminasi program dan penyediaan SDM,” jelas
Wahyu.
Dari kerjasama antara Pemkab Purbalingga
dan USAID Prioritas telah menghasilkan 33 Fasilitator Daerah
Pembelajaran Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dan 12 Fasilitator Buku
Bacaan Berjenjang (B3) sebagai upaya peningkatan mutu pendidikan. Di
samping itu terdapat 12 SD, 4 MI, dan 2 MTs yang menjadi mitra USAID
Prioritas, tambahnya.
“Salah satu hasil kerjasama tersebut
guru MI Maarif NU 02 Tangkisan, Khasbi Istanto menjadi guru
berprestasi di Kementerian Agama Tahun 2016,” ungkap Wahyu.
Dengan adanya kerja sama antara Pemkab
Purbalingga dan USAID Prioritas telah memberikan solusi atas berbagai
permasalahan pendidikan di Kabupaten Purbalingga. Berakhirnya USAID
Prioritas bukan berarti menjadi akhir kemitraan antara USAID
Prioritas dengan Pemkab Purbalingga.
“Kami terus mengharapkan kontribusi,
sumbangsih pemikiran, inovasi dan peningkatan kualitas pendidikan
guna menjawab berbagai permasalahan dan tantangan yang dihadapi
Purbalingga,” pungkas Wahyu.
Kegiatan yang telah dilaksanakan USAID
Prioritas diantaranya Workshop Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif,
dan Menyenangkan (PAKEM), Program Penataan dan Pemerataan Guru (PPG),
Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) dan Early
Grade Reading Assasment (EGRA). USAID Prioritas di Purbalingga
didampingi oleh Whole School Development Specialist, Handoko
Widagdo dan Dyiah Karyati serta Communication Specialist,
Anang Ainur Roziqin.
(Kabare Bralink/Dinkominfo)

0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !