PURBALINGGA - Kesebelasan
Persibangga (Purbalingga) belum mampu ‘memecakan telor' untuk
meraih kemenangan saat menghadapi PSGC (Ciamis). Dalam laga lanjutan
grup 3 kompetisi Liga 2 di Stadion Goentoer Darjono, Kamis (11/5),
Persibangga harus menelan pil pahit dengan kalah 1-2.
Di babak pertama pemain Persibangga
terbawa pola PSGC yang menerapkan permainan lambat. Cuaca yang panas
menyebabkan pemain dua tim seperti kelelahan. Namun Persibangga
dikejutkan oleh gol PSGC di menit ke 22 melalui pemain Ganjar
Kurniawan. Dia memanfaatkan bola rebound yang sebelumnya mengenai
mistar gawang kiper Persibangga Muaziz Syafii.
Memasuki babak kedua Persibangga mencoba
bangkit dan mendominasi permainan. Trio penyerang Gunaryo, Saptono
dan Anggi Prabowo mencoba mengobrak-abrik pertahanan PSGC. Masuknya
Khosim menggantikan Muhamad Chairul Siregar membuat permainan kian
berkembang. Khosim bahkan mampu mencetak gol untuk menyamakan
kedudukan di menit ke 65.
Di menit-menit akhir pemain Persibangga
terus membombardir pertahanan PSGC. Namun melalui sebuah serangan
balik di menit 89, PSGC mampu menambah gol melalui pemain Aldi Imron
yang melakukan solo run melewati tiga pemain Persibangga. Hingga
wasit Hamim Tohari membunyikan peluit panjang kedudukan tetap tidak
berubah.
Pelatih PSGC Carlos de Mello mengatakan
dia bersyukur karena mampu menundukkan Persibangga di kandangnya. Di
babak kedua timnya sempat bertahan total karena dikurung pemain
Persibangga. Sementara pelatih Persibangga Ahmad Muhariah mengatakan
timnya memang mencoba menekan setelah di babak pertama ketinggalan
0-1. Namun di menit menit akhir mereka kecolongan gol yang
diciptakan pemain PSGC. Di babak pertama pemainnya terbawa pola
lamban yang dimainkan tim tamu.
“Perjalanan masih panjang. Kami akan
melakukan pembenahan. Mohon maaf kami gagal meraih kemenangan. Kami
akan fokus pada pertandingan selanjutnya menghadapi PSCS,”
tuturnya.
(Kabare Bralink/Igun)


0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !