PURBALINGGA
– Bupati Purbalingga H Tasdi, SH, MM mengingatkan kembali jajaran
pemerintahan dan stakeholder untuk terus bersinergi melakukan
pencegahan terhadap peredaran narkoba di kabupaten Purbalingga. Hal
itu disampaikan Bupati saat menjadi inspektur upacara memperingati
Hari Anti-Narkoba Internasional (HANI) tingkat kabupaten Purbalingga
yang dipusatkan di halaman Pendopo Dipokusumo, Kamis (13/7).
Menurut
Bupati, berbagai penghargaan telah diraih dalam upaya mencegah dan
menanggulangi penyalahgunaan narkoba. Penghargaan itu, merupakan
pengakuan terhadap keseriusan Purbalingga dalam memerangi segala
bentuk kejahatan narkotika.
“Penghargaan
itu untuk kita semua yang telah bersinergi dan bekerjasama untuk
memberantas narkoba,” kata Bupati usai membacakan sambutan tertulis
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Wiranto.
Diungkapkan
Bupati, komitmen menjadikan Purbalingga bersih narkoba diawali pada
akhir 2016 lalu saat 4.058 Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegiat
anti narkoba melakukan tes urin secara serentak dan dinyatakan bebas
dari narkoba. Kegiatan tersebut juga mendapatkan rekor Museum Rekor
Dunia Indonesia (MURI). Penghargaan juga diperoleh Bupati dari BNNP
atas keberhasilan dalam melakukan pencegahan dan penanggulangan
penyalahgunaan narkoba di masyarakat. Penghargaan diterima Bupati
saat wisuda Taruna Akpol Semarang bersama Ketua Yayasan An Nur
Mustajab, Supono Mustajab.
Pada
upacara HANI (Kamis, 13/7), Bupati juga menerima penghargaan dari BNNP
atas peran sertanya dalam kegiatan Kampanye Anti Narkoba dan
mendukung program P4GN (Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan
Peredaran Gelap Narkoba) secara konsisten dan berkesinambungan.
Kami
berterimakasih kepada BNN Purbalingga yang telah bekerjasama dengan
pemda dan komponen masyarakat Purbalingga. Termasuk para pegiat anti
narkoba dan para relawan yang telah ikut secara sukarela membentengi
Purbalingga agar bebas dari penyalahgunaan narkoba.
“Terima
kasih atas sinerginya selama ini. Jangan kita lihat prestasi dan
penghargaanya, tapi mari kita jadikan hari ini kedepan, terus
meningkatkan upaya agar bagaimanan Purbalingga, Jawa Tengah dan
Indonesia bebas dari Narkoba,” katanya.
Kepala
Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Purbalingga Bagus Wicaksono,
S.Com menuturkan tingkat penyalahgunaan narkotika di kabupaten
Purbalingga tergolong masih kondusif. Meski demikian pihaknya terus
melakukan upaya pencegahan dan pemberantasan secara masif. Kasus yang
menonjol, berupa penangkapan pengedar sabu seberat 0,87 gram di
Bobotsari dimana pelaku adalah seorang warga kabupaten Pemalang.
“Kita
tidak boleh terlena dengan kondisi Purbalingga. Kita harus terus
bersinergi dengan seluruh instansi pemerintah dan seluruh komponen
masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat narkoba di Indonesia.
Termasuk di kabupaten Purbalingga ini,” katanya.
Selain
memberikan penghargaan kepada Bupati, BNN kabupaten Purbalingga pada
Peringatan HANI kali ini juga memberikan penghargaan kepada pegiat
dan relawan anti narkoba di kabupaten Purbalingga.
(Kabare
Bralink/Hms)



0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !