PURBALINGGA
– Lomba Memasak Nasi Goreng oleh pimpinan Organisasi Perangkat
Daerah (OPD) Kabupaten Purbalingga dimenangkan oleh Kepala Dinas
Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Purbalingga sebagai juara 1. Juara 2
diperoleh oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan serta juara 3 diraih
oleh Staf Ahli Bupati.
Selain
juara satu sampai dengan tiga, diambil pula juara harapan satu sampai
tiga. Harapan 1 diraih oleh Kecamatan Kalimanah, harapan 2 diraih
RSUD Goetheng Taroenadibrata dan harapan ketiga diraih Kecamatan
Kutasari.
Lomba
memasak nasi goreng diikuti sebanyak 78 Pimpinan OPD dan juga para
camat se Kabupaten Purbalingga, namun ada beberapa OPD yang tidak
mengikuti perlombaan ini. Lomba memasak nasi goreng dilaksanakan guna
memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke 72.
Lomba
memasak nasi goreng memperingati HUT RI ke 72 berlangsung Kamis
(10/8) di Halaman dan Pendopo Dipokusumo. Kriteria penilaian yang
diambil oleh para juri meliputi cita rasa, kreativitas, penampilan
dan juga cara penyajian, hal tersebut dikatakan oleh salah satu juri
lomba tersebut.
Lomba
memasak nasi goreng dilakukan secara individu oleh pimpinan OPD
maupun para Camat tanpa bantuan siapapun dengan bahan yang sudah
dipersiapkan sebelumnya. Bahan yang dipersiapkan tidak boleh instan
harus diproses di area perlombaan, selain itu budget nasi goreng yang
dibuatpun tidak boleh melebihi 20 ribu rupiah.
Sekretaris
Daerah (Sekda) Kabupaten Purbalingga menyampaikan apresiasinya atas
partisipasi dari para peserta yang sudah mengikuti lomba memasak nasi
goreng disela-sela kesibukan. Ia menambahkan lomba memasak nasi
goreng tidak hanya sekedar perlombaan untuk mencari juara melainkan
untuk melihat kesungguhan kepala OPD yang memiliki kesibukan dapat
meluangkan waktunya untuk memasak.
“Ini
bukan sekedar lomba mencari juara, di samping kesibukannya beliau,
beliau mampu memasak dan menghidangkan nasi goreng untuk keluarga,”
ujar Wahyu.
Wahyu
berharap para pimpinan OPD maupun para Camat di Kabupaten Purbalingga
melalui media perlombaan memasak nasi goreng, mereka memiliki
keterampilan dan dapat menyempatkan waktunya bagi keluarga di rumah.
Terakhir, Wahyu menyampaikan selamat atas hasil yang disampaikan juri
kepada para pemenang, semoga hasilnya membuat kebahagian dan semangat
bagi para juara.
“Selamat
kepada para juara, semoga hasilnya bisa membuat semua senang dan
menjadi semangat untuk dapat menghidangkan makanan istimewa untuk
keluarga di rumah,” pungkasnya.
(Kabare
Bralink/Hms)



0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !