PURBALINGGA – Koperasi
di kabupaten Purbalingga sudah saatnya melakukan inovasi dan
diversifikasi usaha. Tidak hanya mengandalkan kegiatan simpan pinjam
saja, namun harus berani melakukan terobosan agar usahanya tidak
hanya dinikmati anggota saja namun juga melayani masyarakat
disekitarnya. Seperti yang dilakukan Koperasi Pegawai Republik
Indonesia (KPRI) Guyub Rukun Kecamatan Karangmoncol.
“Untuk membangun ekonomi
kerakyatan, koperasi diharapkan melakukan intensifikasi dan
ekstensifikasi usaha. Jangan itu-itu saja kegiatanya. Seperti hari
ini, Guyub rukun mulai merambah usaha retail sebagai bagian untuk
menggerakan ekonomi rakyat,” ujar Bupati Tasdi saat meresmikan
dibukanya GR Mart (Guyub Rukun Mart) di Desa Pepedan Kecamatan
Karangmoncol, Sabtu (28/10).
Dikatakan Bupati, dengan
hadirnya GR mart, selain untuk meningkatkan kesejahteraan anggota,
juga diharapkan mampu mendorong koperasi lainnya untuk menatap dunia
baru dan menangkap peluang perkembangan jaman.
“Yang lebih penting, hadirnya
mart-mart yang dimiliki oleh koperasi akan mendorong UMKM juga
berkembang. Saya wajibkan toko modern yang ada di Purbalingga
menampung sedikitnya 20 – 25 persen produk UMKM Purbalingga. Kalau
tidak mau menfasilitasi UMKM kita tidak ijinkan buka usaha di
Purbalingga,” katanya.
Pada kesempatan tersebut,
Bupati Tasdi mengawali belanja di GR Mart dengan memborong sejumlah
produk UMKM yang disediakan oleh GR Mart. Selain produk makanan
ringan, Bupati juga membeli dua lembar produk batik khas
Karangmoncol.
Ketua KPRI Guyub Rukun,
Siswadi, SPd menuturkan KPRI Guyub Rukun yang beranggotakan para
guru, karyawan dan pensiunan di lingkungan UPT Dinas Pendidikan
Kecamatan Karangmoncol memiliki usaha utama yakni simpan pinjam dan
pertokoan. Dioperasikanya GR Mart merupakan pengembangan dari usaha
pertokoan yang sudah ada sebelumnya.
“Ini merupakan revolusi usaha
pertokoan yang selama ini hanya dikenal di kalangan anggota saja,
sekarang akan dikenal oleh masyarakat luas,” katanya.
Selain acara grand opening GR
mart, juga ditandai penyerahan bantuan sosial Rehab RTLH dari UPT
Dinas Pendidikan Kecamatan Karangmoncol. Bantuan RTLH Rp 10 juta
diberikan kepada Rasuni orang tua siswa Haikal Nurohman.
(Kabare Bralink/Hms)

0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !