PURBALINGGA - Rombongan
Tim 2 Tarawih Keliling (Tarling) yang dipimpin oleh Wakil Bupati
Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi SE BEcon, Sabtu (3/6) menyambangi
Masjid At Taubat, Desa Sidareja, Kecamatan Kaligondang. Kegiatan
Tarling ini salah satunya bertujuan sebagai wadah penyerapan aspirasi
dan penyampaian informasi kepada masyarakat terkait program-program
pembangunan dari Pemeriah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga.
Wakil Bupati Purbalingga, Dyah
Hayuning Pratiwi SE BEcon menyampaikan Desa Sidareja ini merupakan
salah satu dari 45 desa di Kabupaten Purbalingga yang berzona merah,
yakni dengan tigkat kemiskinan tinggi. Salah satu penyebabnya yaitu
adanya salah satu wilayah/dusun yang masih terisolir, yaitu dusun
Jomblang.
Dusun Jomblang untuk menuju
pusat Desa Sidareja sendiri harus menyeberang Sungai Gintung selebar
75 meter dan belum terdapat jembatan. Itupun warga hanya berani
menyeberang ketika sungai sedang surut. Satu satunya jalur darat yang
bisa dilalui yaitu ke desa sebelah, yaitu Desa Kaliori, Kecamatan
Karanganyar meski harus menempuh jalan yang tidak dekat.
“Sebelumnya saya pernah
survei dengan Pak Kades kalau di sini ternyata masih ada dusun yang
terisolir, yaitu Dusun Jomblang. Ini susah keluar dari zona merah
kalau masih ada daerah yang terisolir,” kata Wabup Tiwi.
Meskipun belum ada langkah
besar pembangunan jembatan tahun ini, namun pada Tarling kali ini
Pemkab Purbalingga memberikan Bantuan Keuangan Khusus (BKK). Bantuan
tersebut bisa digunakan untuk pembangunan infrastruktur khususnya
jalan akses di Dusun Jomblang.
“Pada kesempatan kali ini,
saya dan Pak Bupati memberikan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) kepada
Desa Sidareja sebesar Rp 100 juta. Semoga bisa dimanfaatkan dengan
baik untuk akses jalan disana,” katanya.
Berdasarkan data dari
Pemerintah Desa Sidareja, saat ini desa tersebut mendapatkan alokasi
dari APBD Kabupaten Purbalingga berupa Alokasi Dana Desa (ADD)
sebesar Rp 433.735.000, alokasi dari pemerintah pusat berupa Dana
Desa (DD) sebesar Rp 957.188.000. Selain itu, Desa Sidareja juga
memiliki alokasi dana hibah sebesar Rp 90.800.000. Dana hibah
tersebut diantaranya digunakan untuk membangun RKB Madin Raudlatul
Mubtadiin, TK Pertiwi Sidareja dan PAUD TPQ Maskanul Ikhsan.
Tidak ketinggalan juga, setiap
kegiatan Tarling yang dilakukan Wabup Tiwi tahun ini selalu
mensosialisasikan akan adanya pesta demokrasi Pemilihan Gubernur dan
Wakil Gubernur. Terkait Pemilu yang akan terselenggara 27 Juni
mendatang ini, Ia meminta agar masyarakat untuk berpartisipasi
memberikan hak suaranya.
“Bagi yang sudah punya hak
pilih, silahkan nanti bisa berbondong-bondong untuk datang ke TPS
untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur,” katanya mengingatkan.
(Kabare Bralink/Hms)


0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !