PURBALINGGA
– Tanggal 11 April 2016, merupakan hari yang berbahagia bagi
Bupati, Wakil Bupati dan seluruh masyarakat Kabupaten Purbalingga.
Selain perayaan ulang tahun bersama ribuan warga, Bupati dan Wabup
juga launching bedah rumah warga yang tidak layak huni. Rasa ungkapan
syukur dari keda pemimpin Purbalingga juga diungkapkan dengan berbagi
kebahagiaan bersama anak-anak yang kurang beruntung dengan
mengunjungi panti asuhan.
Dengan
tujuan meminta doa dari anak yatim piatu di panti, bupati meminta
agar di hari ulang tahunnya bersama wakil bupati agar diberikan umur
panjang, kesehatan dan kemampuan untuk melaksanakan tugas-tugas
kepemeritahan serta kemasyarakatan di Kabupaten Purbalingga.
“Karena
saya yakin, doa-doa dari anak yatim pasti dikabulkan,” tutur
Bupati Purbalingga Tasdi saat mengunjungi Panti Asuhan Mandhanisiwi
PKU Muhammadiyah Purbalingga bersama Wakil Bupati Purbalingga Dyah
Hayuning Pratiwi, Ketua DPRD Kabupaten Purbalingga Tongat, Penjabat
Sekda Purbalingga Kodadiyanto serta Asisten Sekda Purbalingga dan
pejabat terkait.
Bupati
menjelaskan, bahwa pelaksanaan ultah tidak hanya dinikmati oleh
bupati dan wakil bupati saja. Akan tetapi, keduanya juga ingin
berbagi dengan warga serta mengundang masyarakat yang bulan dan
tanggal lahir sama untuk dirayakan bersama-sama di Pendapa
Dipokusumo. Kegiatan yang dirangkai dengan hari ultah keduanya adalah
membedah rumah warga miskin atau memugar rumah tidak layak huni
(RTLH), dilanjutkan dengan pagelaran wayang kulit dengan kelir
terpanjang 56,5 serta makan dengan tukang becak di Pasar Segamas
Purbalingga dan makan bersama 3.202 warga yang tanggal dan bulan
kelahirannya sama dengan bupati dan wakil bupati di pendapa.
Baca juga :
“Saya
berkeinginan untuk bekerja dan selalu ingat dengan orang miskin,”
tuturnya.
Menurutnya,
tahun ini Pemerintah Kabupaten Purbalingga akan merenovasi 1700
RTLH dengan biaya 10 juta perumah. Anggaran RTLH dalam APBD perubahan
juga akan ditambah. Harapannya, di Purbalingga untuk setiap tahun ada
2000 RTLH yang akan dipugar. Sehingga kepemimpinannya bersama wakil
bupati benar-benar berguna dan mengubah nasib masyarakat Kabupaten
Purbalingga.
Selain
mengunjungi Panti Panti Asuhan Mandhanisiwi PKU Muhammadiyah
Purbalingga, bupati bersama wakil bupati berkunjung ke Pondok
Pesantren (Ponpes) Al Qur’an Al Yusufiyah, Desa Cipawon,
Bukateja. Dalam sambutannya, bupati meminta, agar anak-anak panti
tetap semangat belajar supaya menjadi manusia berguna di dunia dan
akhirat.
(Kabare
Bralink/Humas)


0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !