PURBALINGGA
– Hari ini Bupati Tasdi membuka kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur'an
(MTQ) yang digelar di Pendapa Dipokusumo, Senin (25/4). Acara
tersebut diawali dengan pemukulan gong langsung oleh Bupati. Lomba
tersebut diikuti 385 peserta terdiri 237 pelajar dan 148, dan yang
dilombakan berupa tartil, tilawah dan tahfidz putra putri, mulai dari
tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA. Untuk tingkat umum yang
dilombakan adalah tilawah anak-anak, remaja dan dewasa putra putri.
Selanjutnya tahfidz dan tilawah satu juz dan lima juz putra putri
dan tahfidz 10 hingga 30 juz putra putri serta fahmil Qur’an dan
syahril Qur’an beregu.
“Sedangkan
pelaksanaan terbagi menjadi lima majlis yang tersebar di beberapa
tempat,” jelas Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra)
Setda Purbalingga Muhammad Nurhadi.
Nurhadi
menambahkan, untuk majlis satu bertempat di Pendapa Dipokusumo,
majlis dua Gedung PC NU Kabupaten Purbalingga dan majlis tiga di
gedung aula Kemenag Purbalingga serta majlis lima di gedung IPHI
Kabupaten Purbalingga.
Dalam
sambutannya Bupati Tasdi menjanjikan, bagi peserta baik dari kalangan
pelajar maupun dari umum yang menjadi wakil Purbalingga untuk maju
tingkat Jawa Tengah hingga tingkat nasional, bupati dan wakil bupati
Purbalingga akan menghadiahkan umroh.
“Nanti
untuk peserta dari Purbalingga yang bisa tampil mewakili Jawa Tengah,
baik dari pelajar maupu dari umum, bupati dan wakil bupati akan
memberi hadiah umroh bagi para pemenang,” kata bupati.
Untuk
itu, ke depan kegiatan MTQ agar lebih meriah di boomingkan,
serta ada grengsengnya. Selain itu, peserta juga tidak boleh lemah
dan harus serius kalau ingin memenangkan perlombaan. Sehingga
harapannya, dari Purbalingga harus ada perwakilan yang maju ke
tingkat nasional.
“Kalau
kepengin menang, harus serius dan tidak boleh lemah, oleh karena
itu, mulai tahun 2017 harus ada perwakilan dari Purbalingga yang
maju ke tingkat nasional,” pintanya.
Menurut
bupati, kegiatan MTQ bagi pemerintah kabupaten dianggap penting dan
sstrategis, sehingga, nantinya, pihaknya akan mengevaluasi kegiatan
tersebut. Selain itu dalam kegiatan tersebut juga harus ada paradigm
baru agar menumbuhkan semangat serta lebih semarak dalam rangka
mengemabngkan syiar Islam di Kabupaten Purbalingga. Harapannya,
tujuan dari kegiatan tersebut untuk mencetak generasi-generasi yang
Qur’ani dan cerdas. Dengan kegiatan tersebut, tidak hanya
mempelajari, memahami, ataupun menghafal AlQur’an.
“Akan
tetapi bagaimana mengimplementasikan dan menerapkan dalam kehidupan
sehari-hari, ini tujuan yang paling utama, disamping kita akan
menyeleksi perwkilan dari Purbalingga untuk ikut ke regional Jawa
Tengah dan nasional sehingga ada ruh yang dituju atau sasaran yang
dibidik. Sedangkan tujuan lainya dalam MTQ ini adalah dalam rangka
untuk mewujudkan cita-cita Purbalingga yang berakhlakul kharimah,”
jelasnya.
(Kabare
Bralnik/Humas)


0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !