PURBALINGGA
– Virus gotong royong dan kepedulian sosial terus ditebarkan oleh
Bupati Purbalingga H. Tasdi, SH, MM lewat gerakan Rehab Rumah Tidak
Layak Huni (RTLH). Tak hanya dikalangan masyarakat, namun juga
dilingkungan anak-anak, generasi penerus masa depan bangsa, seperti
yang dilakukan oleh SMP Negeri 1 Kalimanah.
Dari
hasil iuran sukarela yang digalang oleh seluruh siswa bersama
jajaran guru dan karyawan, keluarga besar SMP Negeri 1 Kalimanah
berhasil merehab dua rumah orang tua siswanya, yang rumahnya masih
kurang layak. Kegiatan itu dilakukan Selasa (21/2) terhadap rumah
Barzaki, orang tua siswa Arum Prastiani di desa Karangtengah, RT 22
RW 10, Kecamatan Kemangkon. Satunya lagi adalah rumah Sarwin
Samsudin, orang tua Feri Setiawan desa Kedungwuluh Kecamatan
Kalimanah.
“Kami
menggalang dana dari anak-anak dan guru, dan dalam waktu seminggu
berhasil mengumpulkan dana Rp 20 juta untuk membedah dua rumah wali
murid kami,” ujar Kepala Sekolah SMP N 1 Kalimanah Eko Budi
Santosa.
Menurut
Eko, selain merealisasikan misi Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga
dalam pemenuhan kecukupan papan bagi masyarakat, kegiatan bedah rumah
juga untuk membangun semangat kebersamaan, gotong royong, dan
kepeduliandalam rangka meringankan beban orang tua siswa terutama
dalam hal membangun rumah sehat dan layak huni.
“Ternyata
masih banyak yang rumahnya kurang layak. Jelas ini akan kami
lanjutkan pada tahun-tahun berikutnya. Mudah-mudahan dapat memberi
andil bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di kabuoaten
Purbalingga,” jelasnya.
Bupati
Tasdi mengapresiasi apa yang telah dilakukan jajaran dunia pendidikan
di kabupaten Purbalingga dalam rangka membantu mengentaskan
masyarakat dari kemiskinan utamanya melalui kegiatan rehab RTLH.
Menurut Bupati, program rehab RTLH yang digulirkan telah ditangkap
oleh kalangan dunia pendidikan dengan berperan serta membangun
kepedulian para siswa dan guru.
Dia
mengaku sempat dibuat kewalahan mengatur jadwal untuk menghadiri
undangan peletakan batu pertama dan peresmian rehab RTLH yang
dilakukan masyarakat dan dunia pendidikan.
“Saya
yakin nanti Purbalingga akan 'zero' dari rumah-rumah yang tidak layak
huni. Dan mereka yang sekarang dibantu, termasuk Feri dan Arum kelak
akan menjadi orang-orang sukses dan akan membantu masyarakat yang
lain,” katanya.
Usai
menyerahkan bantuan rehab RTLH dan memimpin pelaksanaan bedah rumah
di desa Karengtengah, Kemangkon dan Kedungwuluh kecamatan Kalimanah,
Bupati yang didampingi jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah
(OPD) melakukan ramah tamah dengan keluarga besar SMPN 1 Kalimanah di
lapangan sekolah setempat.
Pada
kesempatan tersebut, Bupati memberikan doorprize berupa uang dan tiga
unit sepeda kepada siswa yang berhasil menjawab pertanyaan yang
diajukan bupati. Tiga buah sepeda yang disiapkan oleh bupati menjadi
rezeki bagi Muh. Hanif Qurotaayun kelas 7E, Anissa Firardianyah P
(8H), dan Iklasul’amal Nurrohman (7A).
Sebelumnya,
Bupati melaksanakan acara Subuh Berjamaah di desa Kedungbenda
Kecamatan Kemangkon dan melakukan rehab RTLH di lima rumah bantuan
dari berbagai kalangan masyarakat.
(Kabare
Bralink/Dinkominfo)



0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !