PURBALINGGA
– Pengajian ahad pagi yang bertajuk “Meraih Rahmat Allah”
diselenggarakan di Pendopo Dipokusumo Purbalingga, Minggu (21/4).
Sekitar seribu lebih jema’ah menghadiri pengajian yang
diselenggarakan oleh organisasi islam Muhammadiyah Purbalingga. Pada
pengajian tersebut Bupati Purbalingga, H. Tasdi ,SH,MM juga
membagikan 1000 kerudung untuk jema’ah yang hadir.
“Hari
ini seribu kerudung, pengajian selanjutnya seribu kopiah,” katanya.
Tasdi
mengatakan pembagian seribu kerudung bertujuan untuk membangkitkan
semangat je’amaah untuk rajin beribadah.
“Saya
harap ramainya bukan cuma di pengajian ini saja, kedepan harus
semakin rajin beribadah dan menghadiri majelis ta’lim,”
tambahnya.
Bupati
juga menginformasikan kuota jema’ah haji tahun 2017 di Kabupaten
Purbalingga meningkat hampir dua kali lipat. Peningkatan kuota
tersebut berjumlah 329 orang jema’ah, yaitu dari 470 jema’ah di
tahun 2016 menjadi 799 jema’ah di tahun 2017. Namun, dampak dari
peningkatan tesebut adalah masih kurangnya Panitia Penyelenggara Haji
Daerah (PPHD).
“PPHD
tahun lalu 3 orang, kami akan mengusulkan PPHD menjadi 5 orang untuk
membimbing jema’ah haji yang jumlahnya meningkat,” tegasnya.
Disampaikan
Uztadz Syamsudin, yang memberikan ceramah tentang intisari dari surat
At
Taubah ayat 71 yaitu untuk mewujudkan semangat saling menolong dalam
kehidupan, mengajak pada kebaikan, mencegah kemungkaran, menegakan
sholat, menetapi zakat, dan taat kepada Allah dan Rasul-Nya.
Syamsudin yang juga wakil bupati terpilih di Kabupaten Banjarnegara
memberikan contoh sikap semangat saling menolong dalam kehidupan
yaitu Program Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang ada di
Kabupaten Purbalingga.
“RTLH
Banjarnegara juga tinggi dan nantinya bisa mencontoh program RTLH
yang telah berjalan di Kabupaten Purbalingga,” pungkasnya.
(Kabare
Bralink/Dinkominfo)

0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !