PURBALINGGA
– Memperingati hari buruh internasional atau yang lebih dikenal
dengan sebutan May Day, para pekerja sari sejumlah
perusahaan di Purbalingga mengikuti lomba masak. Lomba yang diikuti
35 orang dari perwakilan perusahaan digelar di halaman Dinas Tenaga
kerja (Dinnaker) Purbalingga, Sabtu (22/4).
Kepala
Bidang Hubungan Industrial dan Perlindungan Tenaga Kerja Dinnaker
Purbalingga, Tukimin, SH mengatakan, lomba yang baru pertama kali
digelar ini untuk menjalin komunikasi antar pekerja dari berbagai
perusahaan dan juga untuk memacu produktivitas para pekerja,
meningkatkan kompetensi serta daya saing.
“Peringatan
hari buruh internasional yang jatuh pada tanggal 1 Mei, tahun ini
mulai diperingati dengan aneka lomba, salah satunya lomba memasak,”
kata Tukimin saat membuka kegiatan.
Untuk
lomba memasak, jenis masakan yang dilombakan yakni memasak nasi
goreng, cak sayur dan cap cay. Keluar sebagai juara masing-masing
juara I PD Owabong, juara II PT Royal Korindah Kalikabong Factory dan
juara III RSU Harapan Ibu.
Selain
lomba memasak, jelas Tukimin, juga dilakukan lomba administrasi
terkait dengan organisasi internal pekerja di perusahaan yaitu
Serikat Pekerja (SP), lomba keserasian berbusana dan sebagai
puncaknya pada tanggal 1 Mei 2017 akan digelar sarasehan Hari Buruh
Internasional bertempat di Pendopo Dipokusumo yang dihadiri oleh
unsur tripartit masing-masing pekerja, pengusaha dan pemerintah.
Di
bagian lain, Tukimin mengatakan, Upah Minimum Kabupaten (UMK) di
Purbalingga telah mencapai 95 persen dari jumlah pekerja yang ada.
Sisa pekerja yang belum dibayar sesuai UMK karena masih menggunakan
sistim pengupahan sendiri.
“Kami
terus mendorong perusahaan untuk menerapkan gaji sesuai Upah Minimum
Kabupaten sehingga diharapkan kesejahteraan para pekerja meningkat,
dan pada akhirnya tidak ada gejolak diantara pekerja yang menyangkut
soal upah,” kata Tukimin.
(Kabare
Bralink/Dinkominfo)



0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !