PURBALINGGA - Purbalingga untuk
pertama kalinya meraih penghargaan juara 1 duta mahasiswa generasi
berencana (Duta Genre) tahun 2017 tingkat Provinsi Jawa Tengah. Duma
genre diikuti oleh 35 kabupaten / kota se Jawa Tengah bertempat di
Hotel Horison, Semarang selama 3 hari sejak Selasa (22/8) sampai
Kamis (24/8). Masing-masing kabupaten/kota mengirimkan dua pasang
Duma Genre yakni utusan masyarakat dan utusan pendidikan atau
sekolah.
Kasi kesejahteraan keluarga, pada Dinas
Sosial Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan
Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsosdalduk KB P3 ), Puji Sri
Rahayu mengatakan juara 1 Duma Genre didapat oleh Ilham Dwi Hatmawan
dari pusat informasi konseling remaja (PIK R) Ar Rahman Kecamatan
Bukateja. Kemudian untuk putri Purbalingga juga menorehkan juara 2
atas nama Karenina Samantha Shan dari PIK R Mandhani Sisi Kecamatan
Purbalingga. Keduanya merupakan katagori Duma dari masyarakat.
“Dengan Juara 1, maka Purbalingga akan
lanjut mewakili Jateng ke tingkat nasional,” katanya, Kamis (24/8)
Tujuan lomba duma genre menurut Puji
menyebarkan secara luaskan program genre di tengah-tengah masyarakat
antara lain penundaan usia perkawinan bagi remaja atau diharapkan
tidak melakukan pernikah dini, tidak melakukan seks bebas dan tidak
menggunakan penyalahgunaan pemakaian narkoba. Remaja diharapkan dapat
merencanakan pernikahan yang ideal dan menjadi contoh remaja
dilingkungannya.
“Remaja juga diharapkan menjadi remaja
yang tegar dalam menghadapi permasalahan remaja yang kompleks. Duma
Genre juga diharapkan dapat menjadi generasi emas, remaja yang
berpendidikan tinggi dan setelah selesai pendidikan mempunyai
pekerjaan yang baik,” katanya.
Sedangkan Duma Genre jalur pendidikan
tidak masuk nominasi, yakni atas nama Zakir Andiko Ramadhani dari
Kecamatan Bobotsari PIK R Mahasiswa Unsoed, dan Lulu Atun Nafisah
dari Kecamatan Kertanegara PIK R mahasiswa unsoed. Penyerahkan
penghargaan dilakukan oleh kepala perwakilan BKKBN Provinsi Jateng,
Wagino.
Sedangkan peraih juara 1 Duma Genre Putra,
Ilham merasa bersyukur kepada Tuhan yang maha esa berkat ridlo dan
karunia-Nya bisa menjadi juara 1 dan akan mewakili Provinsi Jawa
Tengah di tingkat nasional.
“Alhamdulillah berkat perjuangan dan doa
seluruh masyarakat Purbalingga sehingga kita bisa menjaga nama baik
purbalingga dengan maksimal,” katanya.
Untuk juara 2 Duma Genre putri, Samantha
mengatakan, sangat senang karna bisa membawa nama baik Kabupaten
Purbalingga di Jawa Tengah. Perlombaan disana dengan penuh perjuangan
dan rasanya apa yang diusahakan selama ini benar-benar membuahkan
hasil. Jika berjuang dengan sungguh-sungguh pasti akan memberikan
hasil yang terbaik, apapun itu hasilnya.
“Sebelumnya terimakasih banyak kepada
yang sudah mendoakan dan mendukung kami semua perwakilan Kabupaten
Purbalingga yang kemarin, ternyata Purbalingga bisa, Purbalingga
hebat,” pungkasnya.
Nah, kayak kie ya, Lur... bibit-bibit masa depan Purbalingga sing perlu diuri-uri lan perlu diteruskan.
(Kabare Bralink/Hms)



0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !